Berita Terbaru |

Jul 17, 2026

Pembinaan Iman/Rekoleksi

Pembinaan Iman/Rekoleksi

Pembinaan Iman/Rekoleksi Siswa SMAK SEMINARI YOHANES PENGINJIL 17 Juli 2026

Pengembangan iman atau rekoleksi ini kita mengambil tema tentang "iman mencari pengetahuan"

Anselmus dari Canterbury - "Fides Quaerens Intellectum"
= "Iman mencari pengetahuan / Iman mencari pemahaman"Ini semboyan filsafat teologi paling terkenal dari Santo Anselmus, 1033-1109 M.1. MAKSUD "IMAN MENCARI PENGETAHUAN"Anselmus tidak bilang "pengetahuan mencari iman". 

Urutannya penting:IMAN DULU → BARU MENCARI PENGETAHUANArtinya: Iman = Titik berangkat Kita percaya dulu kepada Tuhan berdasarkan wahyu. Iman bukan buta, tapi dasar pijakan.Pengetahuan/Rasio = Alat untuk memahamiSetelah percaya, kita pakai akal untuk "mengerti sedalam-dalamnya apa yang kita imani".Tujuannya bukan meragukan iman, tapi supaya iman jadi lebih kokoh dan bisa dijelaskan.Kalimat lengkapnya: "Credo ut intelligam" = "Aku percaya agar aku mengerti"2.

 LAWANNYA ANSELMUS Ini beda dengan: "Intelligo ut credam" = Aku mengerti dulu baru percaya → Ini rasionalisme. Harus dibuktikan dulu baru percaya."Hanya iman saja" = Iman tanpa dipikir → Ini fideisme. Tidak mau pakai akal sama sekali.Anselmus ada di tengah: Iman dan Akal harus jalan bareng.3. CONTOH KASUSNYA: "BUKTI ONTOLOGIS" TUHAN Karya paling terkenal Anselmus dari prinsip ini.
Karena dia sudah "beriman bahwa Tuhan ada", maka dia pakai akalnya "mencari pengetahuan" untuk membuktikan: "Tuhan adalah sesuatu yang paling besar yang tidak bisa dibayangkan yang lebih besar lagi.Jika Dia hanya ada di pikiran, maka bisa dibayangkan yang lebih besar: yaitu yang ada di pikiran DAN nyata.Maka Tuhan pasti ada di nyata juga."Tujuannya: membantu orang beriman menjelaskan imannya secara logis.